Selamat datang di sistem Online UNISKA Kediri Mail me   HOME  
       Akademik
       Program Studi
       BAAK
       Materi Perkuliahan
       B E M
       Beasiswa
       Galeri Foto
       Penerimaan Mahasiswa Baru
       Kontak Kami
Laboratorium Komputer
Lapangan Basket

Khutbah Jum’at 25 Mei 2007 :Terjebak Rutinitas (2009-12-09 14:41:20)


Khutbah Jum’at 25 Mei 2007 :Terjebak Rutinitas
Ma’asirol Muslimiinn….
Marilah kita terus menerus meningkatkan amal ibadah kita kepada Alloh swt.Yang disebut meningkat ialah apabila amal ibadah yg kita lakukan hari ini lebih baik daripada hari kemarin.Yang disebut meningkat adalah apabila amal ibadah kita besuk jauh lebih baik daripada hari ini.Dan merupakan suatu kerugian apabila amal ibadah hari ini sama dengan kemarin. Ibarat berdagang tidak mendapatkan laba tapi rugi waktu dan tenaga. Dan merupakan suatu kebangkrutan apabila amal ibadah kita hari ini lebih jelek alias merosot tajam daripada hari kemarin.Oleh karena itu semangat untuk selalu lebih baik dalam beramal dan beribadah haruslah kita usahakan terus menerus agar kita termasuk orang yg beruntung.


Khutbah Jum’at 25 Mei 2007 :Terjebak Rutinitas
Ma’asirol Muslimiinn….
Marilah kita terus menerus meningkatkan amal ibadah kita kepada Alloh swt.Yang disebut meningkat ialah apabila amal ibadah yg kita lakukan hari ini lebih baik daripada hari kemarin.Yang disebut meningkat adalah apabila amal ibadah kita besuk jauh lebih baik daripada hari ini.Dan merupakan suatu kerugian apabila amal ibadah hari ini sama dengan kemarin. Ibarat berdagang tidak mendapatkan laba tapi rugi waktu dan tenaga. Dan merupakan suatu kebangkrutan apabila amal ibadah kita hari ini lebih jelek alias merosot tajam daripada hari kemarin.Oleh karena itu semangat untuk selalu lebih baik dalam beramal dan beribadah haruslah kita usahakan terus menerus agar kita termasuk orang yg beruntung.
Ma’asirol muslimiin….
Kita tidak terasa bahwa kita sering terjebak dengan rutinitas kegiatan sehingga apa yang kita lakukan setiap hari terasa kehilangan makna.Contoh:Kegiatan Makan.Karena kegiatan makan sudah kita lakukan setiap hari selama bertahun tahun sampai saat ini, maka saat makan kita sering tidak sadar bahwa kita sedang makan sehingga tidak terasa nikmatnya makan. Demikian juga minum.Tidak terasa nikmatnya minum karena saking seringnya kita melakukannya. Demikian juga mandi, tidak terasa nikmatnya air mandi karena setiap hari kita mandi.Demikian juga tidur, tidak terasa nikmatnya tidur karena setiap hari kita biasa tidur.Padahal makan, minum, mandi dan tidur merupakan kenikmatan dari Alloh swt yang harus terus kita syukuri.Tetapi karena saking biasanya setiap hari kita lakukan maka, tidak ada getaran sedikitpun dalam hati bahwa makan, minum, mandi, tidur itu semua adalah nikmat Alloh yang luar biasa yg diberikan kita setiap hari.Demikian juga sholat.Karena sholat merupakan kegiatan rutin setiap hari, maka seringkali saat kita sholat , kita tidak sadar bahwa kita sedang sholat. Dan masih banyak lagi contoh kegiatan lainnya seperti tahlilan, pengajian, membaca Al-Qur’aan dls. Yang oleh karena saking biasanya dilakukan , sehingga kehilangan maknanya, kehilangan ruhnya.Sehingga terasa hampa.
Ma’asirol muslimiinn….
Lalu bagaimana caranya agar kita terhindar dari rasa hampa, terhindar dari rasa ketidak bermaknaan atas setiap kegiatan amal dan ibadah yg kita lakukan akibat rutinitas ?Strategi yang pertama adalah:Hendaknya kita selalu memperbaruhi niat kita disetiap kali mau melakukan amal dan ibadah.sebagai contoh:kalau mau makan misalnya.Sebelum makan hendaknya selalu berniat sejenak dengan membaca bismillaah…niat makan agar sehat dan kuat beribadah.Kalau mau mandi misalnya:Sebelum mandi hendaknya sejenak berniat mandi agar tubuh menjadi segar kembali dan mensucikan diri dari segala kotoran tubuh.Mau tidur misalnya:hendaknya sejenak berniat tidur agar tubuh segar dan hilang segala kelelahan agar giat bekerja dan beribadah lagi.Mau sholat, apalagi harus dengan sadar sejenak berniat menyembah Alloh Yg Maha Pengasih dan Maha Penyayang sebelum dan saat takbirotul Ikhroom, mengangkat tangan.Demikian juga saat mau tahlilan maupun pengajian, maka benar-benar kita luruskan niat dengan sadar agar yg kita lakukan tidak kehilangan makna akibat rutinitas.
Ma’asirol muslimiinn….
Strategi yg Kedua agar rutinitas tidak kehilangan makna adalah:Selalu melakukan evaluasi terus menerus, setiap saat ketika akan melakukan kegiatan amal ibadah.Apakah yang akan kita lakukan ini lebih baik, tetap, atau justru mengalami kemerostan daripada yang sudah-sudah.Apakah sholat kita mengalami perbaikan?(lebih tepat waktukah, lebih khusukah, lebih sering berjamaahkah?Apakah zakat, infaq, sodaqoh kita mengalami perbaikan?(apakah setiap jum’at terus menerus 1000 atau meningkat menjadi 1500 dst?Apakah kehidupan berumah tangga dan bertetangga kita mengalami perbaikan?(lebih harmoniskah dengan anak dan istri, dengan saudara saudara, tetangga dls).,Sebab kalau kita tidak pernah melakukan evaluasi, melakukan muhasabah (perenungan) atas apa-apa yang kita lakukan setiap hari, maka jangan-jangan kita terjebak oleh rutinitas yang berakibat pada kehilangan makna didalam setiap amal dan ibadah kita.Kalau ini yang terjadi maka kehidupan kita akan terasa hampa,terasa monoton seperti jarum jam yg bergerak setiap detiknya dari satu angka ke angka berikutnya terus menerus setiap hari. Akan tetapi manakala rutinitas itu merupakan keajegan yg selalu dilandasi dengan setiap niat yg segar dalam amal dan ibadah, maka keistikomahan ini akan menghasilkan suatu kenikmatan lahir dan batin yg luar baisa..Oleh karena itu agar hidup ini terasa bermakna, terasa berarti, maka kita harus terus menerus melakukan evaluasi setiap saat atas amal dan ibadah yg sudah rutin agar tidak kehilangan makna dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sebagaimana Firman Alloh dalam surah Al-Asrt….

Drs. Musta'in,M.Pd adalah Ketua Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Kadiri-Kediri juga sebagai ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri

*(admin)-2009-12-09 14:41:20

BERITA LAIN
1.Khutbah Menyambut Awal Tahun Baru 2009
2.Khutbah Jum’at Penyakit Hati, Bangsal 10 April 2009
3.Bahaya dan manfaat Teknologi
4.Khutbah Tauladan Nabi Ibrohim AS
5.Visitor Location
6.RSBI Yang ‘Dicaci dan Diminati’
7.Ampel Gading Field Breeding nan Kemilau
8.Bencana di Mana-mana
9.OS MERDEKA – Menuju Indonesia yang Lebih Cerdas dan Mandiri
PMK 113
Polisi 110
Ambulan 118
SAR 8666611

 Username
 Password



Khutbah Menyambut Awal Tahun Baru 2009(2009-12-11 15:11:40)
Khutbah Jum’at 25 Mei 2007 :Terjebak Rutinitas(2009-12-09 14:41:20)
Khutbah Jum’at Penyakit Hati, Bangsal 10 April 2009(2009-12-09 14:33:21)
Bahaya dan manfaat Teknologi(2009-12-09 12:42:31)
Khutbah Tauladan Nabi Ibrohim AS(2009-12-07 09:28:19)


©2006 - UNISKA KEDIRI, Allright Reserved. Jl. Sersan Suharmaji No. 38 Telp. (0354) 683243 - 684651, Fax (0354)699057, KEDIRI. INDONESIA