Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah, Mahasiswa KKN-T Uniska Kediri Gelar Edukasi “Aku Sayang Teman, Bukan Bully Teman”

Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah, Mahasiswa KKN-T Uniska Kediri Gelar Edukasi “Aku Sayang Teman, Bukan Bully Teman”

Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya dilakukan oleh mahasiswa KKNT-R UNISKA Beru Tahun 2026 melalui program edukasi pencegahan bullying bertema “Aku Sayang Teman, Bukan Bully Teman.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 29–30 Juli dan 5–6 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Edukasi menyasar siswa sekolah dasar sederajat, khususnya kelas IV hingga VI, sebagai kelompok usia yang dinilai penting untuk mendapatkan pemahaman mengenai perilaku saling menghargai sejak dini.

Program edukasi berlangsung di empat sekolah, yaitu MI Plus Al-Azhar, SDN 01 Beru, SDN 03 Beru, dan SDIT Bina Insan Mulia. Jumlah peserta di masing-masing sekolah berkisar antara 25 hingga 45 siswa.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa Fakultas Hukum UNISKA hadir sebagai pemateri. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan pendekatan yang dekat dengan keseharian anak-anak. Para siswa dikenalkan pada pengertian bullying, berbagai bentuk bullying, dampak yang dapat ditimbulkan, serta langkah yang perlu dilakukan ketika menjadi korban maupun menyaksikan tindakan bullying. Selain itu, siswa juga diajak memahami pentingnya mencegah bullying dengan membangun sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama teman.

Koordinator pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membangun kesadaran untuk mencegah bullying, terutama di lingkungan sekolah. Melalui edukasi ini, siswa diharapkan mampu mengenali berbagai bentuk bullying serta mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi atau menyaksikannya.

Tidak hanya berupa penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif agar siswa lebih aktif dan tidak mudah merasa bosan. Mahasiswa mengajak peserta bernyanyi, berdiskusi, serta mengikuti berbagai aktivitas ringan yang membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan.

Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang siswa mengaku senang mengikuti kegiatan karena materi disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan diselingi aktivitas yang menarik.

“Kakak-kakak menjelaskan dengan mudah dan tidak bikin bosan. Kami diajak bernyanyi dan dikasih hadiah jajan juga,” ungkap salah satu peserta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKNT-R UNISKA berharap materi yang telah disampaikan tidak hanya dipahami saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika berinteraksi dengan teman di sekolah.

Kegiatan edukasi tersebut juga mendapat respons positif dari pihak setempat. Kehadiran mahasiswa melalui program KKN diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying sekaligus meminimalkan terjadinya tindakan tersebut di lingkungan sekolah.

Baca Juga : Mahasiswa KKN UNISKA Dorong Pemanfaatan Limbah Berkelanjutan melalui Pembuatan Briket, Alat Pres Sampah, dan Pupuk Organik Cair di Desa Samar

Penyelenggara berharap kegiatan “Aku Sayang Teman, Bukan Bully Teman” dapat menjadi salah satu langkah sederhana namun bermakna dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai. Dengan pemahaman yang semakin baik, siswa diharapkan tidak hanya mampu menghindari perilaku bullying, tetapi juga berani bersikap ketika melihat teman mengalami tindakan tersebut.

Bagikan dengan :