Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri kembali memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kediri melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada rangkaian Wisuda Sarjana ke-45 dan Pascasarjana ke-36, Sabtu, 29 November 2025. Acara berlangsung di Simpang Lima Gumul (SLG) Convention Hall, Kediri. MoU ini ditandatangani langsung oleh Rektor Uniska Kediri, Prof. Dr. H. Bambang Yulianto, M.Pd., bersama Kepala BPS Kabupaten Kediri, Bambang Indarto, S.Si., M.Si.
Kerja sama yang diperpanjang ini mencakup peningkatan literasi statistik, pendampingan riset berbasis data, penyediaan akses terhadap data resmi, serta penguatan program Statistical Goes to Campus. Upaya ini diharapkan dapat semakin membuka ruang bagi mahasiswa Uniska Kediri untuk meningkatkan kemampuan analisis data yang relevan bagi dunia industri maupun kebutuhan riset akademik.
Pada kesempatan yang sama, BPS Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada Uniska Kediri sebagai lembaga penyelenggara Pojok Statistik dengan predikat kinerja tinggi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Uniska Kediri dalam mengelola, mengaktifkan, dan memanfaatkan Pojok Statistik sebagai sumber belajar dan layanan data resmi bagi mahasiswa serta dosen.
Kepala BPS Kabupaten Kediri, Bambang Indarto, menyampaikan apresiasi atas komitmen Uniska dalam mendorong budaya riset berbasis data di lingkungan kampus.“Pojok Statistik di Uniska selama ini berjalan sangat baik dan aktif dimanfaatkan mahasiswa. Ini menunjukkan komitmen kuat Uniska dalam membangun budaya riset berbasis data,” ujarnya.
Rektor Uniska Kediri, Prof. Dr. H. Bambang Yulianto, M.Pd., juga menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut dalam mendukung pengembangan akademik. “Data adalah fondasi pembangunan. Melalui kerja sama dengan BPS, mahasiswa Uniska memiliki peluang besar untuk menghasilkan penelitian berkualitas dan berdampak luas,” terangnya.
Melalui perpanjangan MoU ini, Uniska Kediri dan BPS Kabupaten Kediri berharap dapat terus memperkaya ekosistem riset di kampus serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pengolahan dan interpretasi data secara profesional. Sinergi ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat literasi statistik generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital dan berbasis data.



