Bulan Sya’ban

Bulan Sya’ban

Saat ini kita berada di Bulan Sya’ban, bulan yang sering dilalaikan manusia, padahal bulan ini sangat istimewa. Rasulullah ﷺ memperbanyak ibadah di bulan Sya’ban karena di bulan inilah amal-amal manusia diangkat kepada Allah. Maka Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman. Rasulullah SAW bersabda :

من استو ى يوماه فهو مغبون. ومن كان يومه سترا من أمسه فهو ملعون.

Barang siapa kalau kedua harinya (kemarin dan sekarang) sama (segi perbuatan dan tingkah laku) maka dia termasuk orang yang merugi. Dan barang diapa harinya itu lebih jelaek dari tahun kemarin maka dia termasuk orang yang terlaknat.

Oleh Karena itu. Bulan Sya’ban adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Sya’ban adalah bulan persiapan menuju Ramadhan. Barang siapa yang ingin Ramadhannya bermakna, maka persiapannya harus dimulai dari sekarang. Mulailah membiasakan shalat tepat waktu, memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperbanyak istighfar, dan membersihkan hati dari dengki serta permusuhan.

Jangan menunggu Ramadhan untuk berubah, karena perubahan sejati dimulai dari kesadaran hari ini. Siapa yang bersungguh-sungguh di bulan Sya’ban, insyaAllah akan dimudahkan Allah untuk beribadah di bulan Ramadhan.

Mari kita jadikan bulan Sya’ban sebagai momentum kebangkitan iman dan perbaikan amal, agar kita tidak termasuk orang yang merugi ketika Ramadhan datang.

Baca juga: Dosa Yang Paling Besar Setelah Syirik dan Kufur

Oleh karena itu, mari kita isi bulan Sya’ban dengan memperbaiki shalat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, memperbanyak istighfar, serta membersihkan hati dari sifat hasad, iri, dan permusuhan. Inilah ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah yang menekankan keseimbangan antara ibadah, akhlak, dan kehidupan sosial.

Bagikan dengan :