Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri menggelar Rapat Evaluasi Kinerja dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung E Uniska Kediri ini dihadiri oleh seluruh dosen Uniska Kediri sebagai ruang bersama untuk menyatukan langkah, mengevaluasi capaian, sekaligus menyiapkan agenda perbaikan yang lebih terarah. Forum ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian laporan, tetapi juga momen untuk menegaskan kembali orientasi kerja kampus, bagaimana setiap bidang dapat saling menguatkan agar target akademik, kemahasiswaan, sumber daya, hingga penerimaan mahasiswa baru berjalan selaras dan saling mendukung.

Dalam sambutannya, Rektor Uniska Kediri Prof. Dr. H. Bambang Yuliantor, M.Pd. menekankan pentingnya memaksimalkan potensi kampus yang sudah dimiliki. Menurut beliau, fasilitas akademik yang telah memadai merupakan modal kuat yang perlu “diisi” dengan aktivitas yang semakin produktif, kreatif, dan berdampak. Rektor juga menggarisbawahi bahwa peningkatan kualitas akademik harus terus dilakukan secara konsisten, baik melalui penguatan proses pembelajaran maupun kultur akademik yang sehat.
Selain itu, rektor turut mengingatkan pentingnya perhatian terhadap penerimaan mahasiswa baru (PMB) sebagai bagian dari keberlanjutan kampus. Upaya peningkatan jumlah mahasiswa baru, menurut beliau, perlu dibarengi strategi yang lebih rapi dan terukur, sekaligus dukungan dari seluruh unsur kampus agar target yang ditetapkan dapat tercapai bersama.
Kegiatan berlanjut pada sesi evaluasi yang disampaikan oleh para pimpinan sesuai bidang masing-masing. Penyampaian ini menjadi gambaran menyeluruh tentang perjalanan kinerja UNISKA Kediri, sekaligus bahan refleksi dan pijakan untuk rencana tindak lanjut yang akan dijalankan pada tahun akademik mendatang.

Dari sisi akademik, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Sri Luayyi, S.E., M.SA. mengajak para dosen untuk bermuhasabah, menata kembali niat dan kesungguhan dalam menjalankan tugas mengajar. Pesan tersebut menjadi penguat bahwa kualitas pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh perangkat akademik, tetapi juga oleh keikhlasan, kedisiplinan, dan komitmen setiap pendidik dalam membentuk atmosfer kampus yang unggul. Pada kesempatan itu, beliau juga menyampaikan bahwa visi dan misi Uniska Kediri mengalami pembaruan sebagai arah menuju kampus yang unggul, dengan salah satu penguatnya adalah pelaksanaan Tri Dharma yang semakin berdampak.
Dalam penguatan identitas kampus, Uniska Kediri juga menegaskan fokus pada pengabdian kepada masyarakat sebagai penciri kampus unggul. Pengabdian tidak sekadar program rutin, melainkan ruang kontribusi nyata yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat, serta menjadi cermin kebermanfaatan Uniska di tingkat lokal maupun lebih luas.
Sementara itu, Wakil Rektor II Dr. Hj. Nisa Mutiara, S.Sos., M.Si. menyoroti penguatan kualitas sumber daya dosen. Ia menyampaikan dorongan untuk terus meningkatkan motivasi dan kompetensi para dosen, termasuk perkembangan positif berupa bertambahnya jumlah dosen bergelar doktor serta peningkatan jabatan fungsional dosen. Hal ini menjadi indikator bahwa kualitas SDM di Uniska Kediri terus bergerak ke arah yang lebih baik, sekaligus menjadi fondasi penting dalam peningkatan mutu akademik.
Dari bidang kemahasiswaan, Wakil Rektor III Dr. Miftahul Munir, S.E., M.M. menekankan pentingnya membangun iklim kampus yang aktif dan kolaboratif. Ia menyoroti upaya meningkatkan minat mahasiswa untuk berorganisasi, memperkuat kolaborasi mahasiswa dan dosen dalam kegiatan penelitian maupun pengabdian, serta memperluas peran jejaring alumni. Penguatan pendidikan karakter juga menjadi perhatian, sebagai bagian dari pembentukan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas.
Pada bidang PMB dan kerjasama, Wakil Rektor IV Dr. Supriyono, S.P., M.P. menyampaikan perkembangan penerimaan mahasiswa baru, termasuk capaian perolehan mahasiswa hingga saat ini. Ia juga menegaskan bahwa kerja PMB bukan semata tugas tim kecil, melainkan kerja kolektif seluruh unsur yang terlibat, terutama dosen dan tenaga kependidikan yang menjalankan peran sesuai tupoksi masing-masing. Sinergi inilah yang diharapkan mampu memperkuat langkah Uniska dalam menghadapi persaingan dan kebutuhan masyarakat.

Melalui rapat evaluasi ini, Unisa Kediri menunjukkan komitmen untuk terus bertumbuh dengan pendekatan yang lebih terukur dan kolaboratif. Evaluasi kinerja bukan sekadar melihat apa yang sudah dilakukan, tetapi juga memastikan setiap capaian menjadi pijakan untuk perbaikan yang nyata dan berkelanjutan.
Baca Juga : Workshop Drafting Paten Berbasis AI, Uniska Kediri Dorong Budaya Riset dan Inovasi Dosen
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka bersama, yang menambah suasana keakraban dan memperkuat kebersamaan civitas academica. Dengan semangat yang sama, Uniska Kediri terus meneguhkan langkahnya menjadi kampus yang unggul, dengan layanan akademik yang semakin kuat, SDM yang terus berkembang, serta kontribusi yang semakin terasa bagi masyarakat. Uniska Kediri: kampus berdaya saing, berkarakter, dan berdampak.