header-int

Kolaborasi Perguruan Tinggi Dan Media Dalam Mewujudkan Kampus Merdeka Di Masa Pandemi Bersama SINDO

Rabu, 05 Agu 2020, 12:46:41 WIB - 260 View
Share

Sindo Goes To Campus

Sindo Goes To Campus Merupakan komitmen SINDONEWS.COM untuk mengembangkan kerja sama dengan institusi pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri. Program ini hadir untuk membidik kalangan mahasiswa sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan terkait bidang jurnalistik.

Latar Belakang

Dilatarbelakangi oleh Kebijakan Kampus Merdeka yang dikeluarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim merupakan kelanjutan dari konsep Merdeka Belajar. Pelaksanaannya hanya mengubah peraturan menteri, tidak sampai mengubah Peraturan Pemerintah ataupun Undang-Undang. Secara substansi kebijakan ini akan melakukan perubahan pengertian mengenai sks, sebab setiap sks diartikan sebagai 'jam kegiatan', bukan lagi 'jam belajar'. Kegiatan di sini berarti belajar di kelas, magang atau praktik kerja di industri atau organisasi,

Ada empat kebijakan terkait Kampus Merdeka; Pertama Otonomi bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) untuk melakukan pembukaan atau pendirian program studi (prodi) baru. Otonomi ini diberikan jika PTN dan PTS tersebut memiliki akreditasi A dan B, dan telah bermitra dengan organisasi dan/atau universitas yang masuk dalam QS Top 100 World Universities.

Bermitra dengan organisasi akan mencakup penyusunan kurikulum, praktik kerja atau magang, dan penempatan kerja bagi para mahasiswa. Kemudian Kemendikbud akan bekerja sama dengan perguruan tinggi dan mitra prodi untuk melakukan pengawasan. Ketiga kebebasan bagi PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan Satuan Kerja (Satker) untuk menjadi PTN Badan Hukum (PTN BH). Kemendikbud akan mempermudah persyaratan PTN BLU dan Satker untuk menjadi PTN BH tanpa terikat status akreditasi.

Dan kebijakan keempat akan memberikan hak kepada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodi dan melakukan perubahan definisi Satuan Kredit Semester (sks). "Perguruan tinggi wajib memberikan hak bagi mahasiswa untuk secara sukarela, jadi mahasiswa boleh mengambil ataupun tidak sks di luar kampusnya sebanyak dua semester atau setara dengan 40 sks. Ditambah, mahasiswa juga dapat mengambil sks di prodi lain di dalam kampusnya sebanyak satu semester dari total semester yang harus ditempuh. 

Disisi lain, saat ini bobot sks untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas sangat kecil dan tidak mendorong mahasiswa untuk mencari pengalaman baru, terlebih di banyak kampus, pertukaran pelajar atau praktik kerja justru menunda kelulusan mahasiswa.

Berlatar belakang tersebut, Universitas Islam Kadiri bekerjasama dengan SINDONEWS.COM dalam kegiatan bertajuk Sindo Goes to Campus (SGTC) mengangkat tema “Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Media dalam Mewujudkan Kampus Merdeka di Masa Pandemi”.

Tujuan Kegiatan

  • Membuka kesempatan perguruan tinggi berkolaborasi dengan media
  • Menentukan SOP penerapan kampus merdeka masa pandemi
  • Memperjelas makna praktik kerja di industri atau organisasi

Pembicara & Moderator

Pembicara Webinar SGTC: “Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Media dalam Mewujudkan Kampus Merdeka di Masa Pandemi” terdiri dari perwakilan perguruan tinggi dan industri media:

  1. Prof. Dr. Drs. Ali Maschan Moesa, M.Si., Dip.TAFL (Rektor Universitas Islam Kadiri )
  2. Djaka Susila (Pemred Sindo Media)
  3. Wiendy Hapsari (Head Of Research & Development)-MODERATOR

Jadwal dan Tempat Pelaksanaan

  • Hari / Tanggal : Selasa, 11 Agustus 2020
  • Jam Pelaksanaan : 13.30.WIB
  • Durasi : 90 menit
  • Tempat : Zoom meeting sindonews.com

* Untuk bisa bergabung di zoom meeting sindonews silahkan mendaftar ke Zaki : 082233669249

* Untuk pendaftaran webinar silahkan klik tombol pendaftaran di bawah in :

Penyelenggara

Penyelenggara kegiatan Webinar ini adalah SINDONEWS.com

Universitas Islam Kadiri Universitas Islam Kadiri adalah suatu universitas swasta yang merupakan unit Perguruan Tinggi yang pendirian serta pengelolaannya dilaksanakan oleh Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila (YBCMP). Universitas Islam Kadiri didirikan pada tanggal 20 Juni 1983 oleh Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila. Berdirinya Universitas Islam Kadiri ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
© 2020 Universitas Islam Kadiri Follow Universitas Islam Kadiri : Facebook Twitter Linked Youtube