Halalbihalal Uniska Kediri: Merajut Silaturahmi, Meneguhkan Kebersamaan dalam Membangun Uniska

Halalbihalal Uniska Kediri: Merajut Silaturahmi, Meneguhkan Kebersamaan dalam Membangun Uniska

Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri menggelar kegiatan halalbihalal pada Senin, 30 Maret 2026, yang berlangsung di Gedung Uniska Center. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen dan karyawan Uniska Kediri, serta turut mengundang jajaran pimpinan Kelurahan Manisrenggo beserta perangkatnya, termasuk para ketua RT dan RW di sekitar lingkungan kampus.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, acara halal bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar civitas akademika dan masyarakat sekitar. Rektor Uniska Kediri, Prof. H. Bambang Yulianto, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana untuk merajut kebersamaan dalam membangun institusi yang lebih kuat dan berdaya saing.

“Halal bihalal ini menjadi momentum untuk merajut silaturahmi dan meneguhkan kebersamaan dalam membangun Uniska Kediri. Gedung Uniska Center ini akan menjadi public image kita bersama. Insyaallah, gedung ini akan mencatatkan sejarah penting, dan pada akhir Mei mendatang sudah dapat digunakan untuk pelaksanaan wisuda,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor juga memperkenalkan Uniska Center (UC) sebagai simbol perjuangan dan kerja keras seluruh civitas akademika. Ia menyampaikan bahwa pembangunan UC merupakan hasil dari jerih payah dan dedikasi bersama. Selain itu, Rektor menyoroti capaian sumber daya manusia Uniska Kediri, di mana dari lebih dari 160 dosen, sekitar 70 di antaranya telah menempuh pendidikan doktoral. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Uniska Kediri dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global.

Rektor juga memaparkan program internasionalisasi yang tengah dikembangkan, salah satunya melalui skema kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program tersebut memungkinkan mahasiswa menempuh pendidikan selama tiga tahun di Uniska Kediri dan satu tahun di perguruan tinggi luar negeri, yang dilanjutkan dengan program magister di luar negeri.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Cendekia Muslim Pancasila, Dr. H. Rinto Harno, S.Mn., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Uniska Center dilakukan dalam empat tahap. Gedung tersebut memiliki kapasitas sekitar 2.400 orang dalam kondisi tetap, dan dapat menampung lebih dari 5.000 orang dalam konsep acara tertentu.

“Ke depan, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus terus menjadi perhatian utama. Infrastruktur yang baik harus diiringi dengan kualitas SDM yang unggul,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH. Saifullah Efendi. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa setiap manusia pada hakikatnya menginginkan tiga hal dalam hidup, yakni nasib yang baik, umur panjang, dan akhir kehidupan yang husnul khotimah.

Mengutip sabda Rasulullah SAW, beliau menyampaikan empat kunci untuk meraih hal tersebut melalui amalan sedekah, yakni: sedekah yang dilakukan dengan ketulusan hati dan selaras dengan perbuatan, harta yang disedekahkan berasal dari sumber yang halal, diberikan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan, serta disertai niat dan cita-cita yang baik.

“Allah akan selalu menolong hamba-Nya yang menolong sesamanya. Melalui momentum halalbihalal ini, mari kita rawat Uniska dengan penuh ketulusan dan kebersamaan,” ungkapnya.

Baca Juga : Menumbuhkan Kepedulian Sosial Di Penghujung Bulan Ramadhan

Kegiatan halal bihalal ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama, dengan sajian khas ketupat Lebaran, yang semakin menambah keakraban di antara seluruh peserta yang hadir. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi internal kampus serta hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar dalam mendukung kemajuan Uniska Kediri ke depan.

Bagikan dengan :