Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri, yang berada di bawah Wakil Rektor III, menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kader I Anggota Baru yang dirangkaikan dengan Forum Bisnis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Auditorium Gedung E Uniska Kediri, dan dimulai pada pukul 08.00 WIB.
Mengangkat tema “Membaca Peluang di Tengah Krisis: Strategi Bisnis Kreatif dan Adaptif”, kegiatan ini menjadi agenda tahunan HIPMI PT Uniska Kediri yang bertujuan memperkuat proses kaderisasi organisasi sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 20 mahasiswa Universitas Islam Kadiri dari berbagai program studi yang tergabung sebagai anggota HIPMI PT. Para peserta tidak hanya mendapatkan penguatan pemahaman organisasi, tetapi juga wawasan praktis mengenai dunia usaha serta perluasan jejaring bisnis.
Ketua Umum HIPMI PT Uniska Kediri, Iman Auliadin Nasuha, mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Pemasaran semester lima, menjelaskan bahwa Pelatihan Kader I merupakan bagian penting dari proses penerimaan anggota baru HIPMI PT.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar Ke-HIPMI-an kepada anggota baru, sekaligus melatih dan menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
“Pelatihan ini bertujuan untuk melatih kader HIPMI PT Uniska dalam proses penerimaan anggota baru, mengenalkan nilai-nilai Ke-HIPMI-an, serta membekali mahasiswa dengan pemahaman kewirausahaan,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan acara dan sambutan dari panitia serta pengurus HIPMI PT Uniska Kediri. Dalam kesempatan tersebut, Afnan Subagyo, Ketua Pembina BPC HIPMI Kabupaten Kediri, menekankan tantangan besar yang akan dihadapi pengusaha muda di era digitalisasi. Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2035 banyak jenis pekerjaan diprediksi akan tergantikan oleh kecerdasan buatan (AI). Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut generasi muda untuk tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga jeli mengambil alih peluang-peluang baru yang muncul seiring pesatnya perkembangan teknologi.
Pandangan senada disampaikan oleh Dr. Samsul Munir, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPC HIPMI Kabupaten Kediri. Ia menegaskan bahwa arah masa depan bangsa sangat bergantung pada kesiapan generasi muda hari ini. Kreativitas dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci utama, terutama dalam dunia usaha yang kini semakin bergeser ke ranah digital. Menurutnya, aktivitas kewirausahaan tidak lagi harus dijalankan secara tatap muka, melainkan dapat diperluas melalui pemanfaatan platform digital dan jejaring media sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Kediri, M. Yusron, S.E., M.M., mendorong kepengurusan HIPMI PT Uniska Kediri untuk mengoptimalkan masa bakti selama satu tahun ke depan. Ia berharap seluruh program kerja dapat dijalankan secara maksimal, tidak hanya sebagai rutinitas organisasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran kepemimpinan serta penguatan kapasitas kewirausahaan mahasiswa.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Islam Kadiri, Dr. Miftahul Munir, S.E., M.M., dalam sambutannya berpesan kepada Ketua Umum HIPMI PT Uniska Kediri agar mematangkan arah dan strategi kepengurusan pada periode ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara organisasi mahasiswa dan pihak universitas dalam menciptakan iklim kewirausahaan yang berkelanjutan di lingkungan kampus.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Pelatihan Kader I dengan materi Ke-HIPMI-an yang disampaikan oleh Khaizuran Asyraf Rabbani dari Pengurus Bakorda HIPMI PT Jawa Timur. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan sejarah HIPMI, struktur organisasi, serta peran strategis HIPMI dalam mencetak pengusaha muda di tingkat nasional.
Setelah sesi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan materi kewirausahaan yang disampaikan oleh Dwi Kartika, Anggota BPC HIPMI Kabupaten Kediri. Materi menekankan pentingnya mindset kewirausahaan, etika dan sikap dalam berbisnis, serta pengenalan Business Model Canvas (BMC) sebagai dasar perencanaan usaha.
Usai pelatihan kader, acara dilanjutkan dengan Forum Bisnis yang menghadirkan Ukta Maulana Iqbal Haq, Ketua Bidang II Bidang Perbankan dan Sumber Daya Manusia BPC HIPMI Kabupaten Kediri, sebagai narasumber. Forum ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi peserta untuk mengenal dunia usaha secara lebih dekat serta memahami kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi pada bisnis pemula.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya BPC HIPMI Kabupaten Kediri, Bakorda HIPMI PT Jawa Timur sebagai badan koordinasi daerah, serta Dr. Hj. Anggia Ermarini, S.Pd., M.K.M., Ketua Komisi VI DPR RI. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa di lingkungan Uniska Kediri.
Dalam kesempatan tersebut, berlangsung pula diskusi singkat bersama Dr. Hj. Anggia Ermarini yang disambut antusias oleh para peserta. Berbagai pertanyaan seputar dunia usaha, peran generasi muda dalam perekonomian, serta peluang pengembangan kewirausahaan diajukan oleh mahasiswa maupun dari HIPMI Kabupaten Kediri. Anggia menyambut baik seluruh pertanyaan yang disampaikan dan memberikan tanggapan secara terbuka, sekaligus mendorong mahasiswa untuk berani memulai usaha sejak dini dan aktif mengambil peran dalam penguatan ekonomi nasional. Ia juga mengapresiasi keberadaan HIPMI di tingkat perguruan tinggi, khususnya HIPMI PT Uniska Kediri, sebagai wadah strategis pembinaan pengusaha muda kampus.
Baca juga: Uniska Kediri Gelar Bazar Kewirausahaan 2026, Asah Jiwa Youthpreneur Mahasiswa
Melalui pelaksanaan Pelatihan Kader I dan Forum Bisnis ini, HIPMI PT Uniska Kediri berharap mampu mencetak kader pengusaha muda yang berintegritas, memiliki wawasan organisasi yang kuat, serta siap menghadapi dunia usaha secara nyata. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun generasi mahasiswa yang kreatif, adaptif, dan mampu membaca peluang di tengah situasi krisis.












