Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Reksa Buana Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri telah menuntaskan kegiatan Penempuhan Scraft Angkatan ke-XXVIII di Gunung Sumbing melalui Jalur Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan tahapan akhir proses peningkatan status Anggota Muda menjadi Anggota Biasa, sekaligus ajang pengujian kemampuan dasar kepecintaalaman pada pendakian gunung di atas 3.000 mdpl, mencakup manajemen fisik, logistik, waktu, risiko, serta kedisiplinan tim.

Pendakian diawali dari Basecamp Gunung Sumbing Via Garung dengan rangkaian registrasi, pengecekan perlengkapan, dan penyampaian aturan pendakian oleh pengelola basecamp. Pengelolaan lingkungan menjadi perhatian utama, di mana pendaki diwajibkan membawa kembali sampah yang dibawa naik serta dilarang membawa tisu basah dan melakukan aktivitas yang berpotensi merusak kebersihan kawasan. Selain itu, peserta juga dituntut memiliki kemampuan orientasi medan dan sikap yang sopan selama berada di jalur pendakian.
Rute pendakian melintasi Pos 1 hingga Pos 4 dengan karakter medan yang semakin menantang, mulai dari jalur hutan, tanjakan tanah, hingga jalur berbatu terbuka dengan angin kencang dan suhu rendah. Area Camp 1 dimanfaatkan sebagai lokasi bermalam sebelum summit attack, dilengkapi emergency shelter sebagai langkah antisipasi kondisi darurat. Jalur atas Gunung Sumbing, termasuk Lembah Edelweiss, Puncak Kekawah, dan jalur batu belah, menjadi fase yang menguji konsistensi tenaga, fokus, serta kekompakan tim hingga akhirnya mencapai Puncak Sejati Gunung Sumbing di ketinggian sekitar 3.371 mdpl.
Keberhasilan mencapai puncak menandai tuntasnya rangkaian Penempuhan Scraft MPA Reksa Buana Uniska Kediri ke-XXVIII. Kegiatan ini tidak hanya menguji ketahanan fisik dan mental peserta, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, keselamatan, serta etika konservasi lingkungan. Melalui kegiatan ini, Uniska Kediri terus mendukung pembinaan mahasiswa yang berkarakter, tangguh, dan memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam.
Baca Juga : Ngopi Hukum di Kelurahan Betet, Bahas Sertifikasi Tanah dan Sengketa Waris Bersama BEM FH Uniska Kediri


