Workshop Drafting Paten Berbasis AI, Uniska Kediri Dorong Budaya Riset dan Inovasi Dosen

Workshop Drafting Paten Berbasis AI, Uniska Kediri Dorong Budaya Riset dan Inovasi Dosen

Universitas Islam Kadiri (Uniska Kediri) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Workshop Drafting Paten Berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung E Uniska Kediri ini diikuti oleh lebih dari 90 dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Uniska Kediri. Workshop ini menjadi bagian dari upaya strategis kampus dalam memperkuat budaya riset dan inovasi, sekaligus mendorong peningkatan perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), khususnya paten.

Workshop menghadirkan pemateri Dr. Ir. Achmad Fauzan Hery Soegiharto, Kepala Center of Excellence Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam materinya, ia menyampaikan semangat, motivasi, dan strategi kepada para dosen Uniska Kediri untuk lebih aktif dalam publikasi dan pengajuan paten. Ia menekankan bahwa dosen senior tidak perlu kalah dengan dosen muda. Menurutnya, dosen muda unggul dalam energi dan kecepatan, sementara dosen senior memiliki kelebihan pada pengalaman, kedalaman, serta keluasan wawasan.

Kepala LPPM Uniska Kediri, drh. Ertika Fitri Lisnanti, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluang perolehan hak paten saat ini semakin terbuka dan prosesnya relatif lebih mudah bagi dosen. Ia menegaskan bahwa budaya riset dan inovasi yang kuat hanya dapat lahir dari dosen yang konsisten dan berkelanjutan dalam berkarya. Riset, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga harus menghasilkan inovasi yang memiliki nilai guna serta perlindungan hukum.

Sementara itu, Wakil Rektor I Uniska Kediri, Dr. Sri Luayyi, S.E., M.SA., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dimaksimalkan oleh seluruh peserta. Menurutnya, setelah mengikuti workshop, para dosen diharapkan sudah memiliki ide untuk menciptakan sesuatu yang dapat ditindaklanjuti, bahkan dikembangkan secara lintas keilmuan.

Baca Juga : BPK Tinjau Pengelolaan Smart Board Mini Court Room Uniska Kediri

Melalui kegiatan ini, Uniska Kediri menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada luaran riset yang berdampak. Penguatan kapasitas dosen melalui pemanfaatan teknologi, termasuk artificial intelligence, menjadi bagian dari langkah strategis Uniska Kediri dalam meningkatkan daya saing institusi di tingkat regional maupun nasional.

Bagikan dengan :