Kabar membanggakan datang dari salah satu insan Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri. Ahmad Muzakki Alfaqih, ST., MM., Kabag. Kemahasiswaan dan Alumni Uniska Kediri, berhasil meraih gelar Champion kategori Beginner Men pada turnamen Padel Bang Malang Series Vol. 3 yang digelar di Allegra Padel Malang, 7–9 Agustus 2026.

Turnamen yang diselenggarakan oleh Padel Bang Bali tersebut diikuti peserta dari berbagai negara dan latar belakang, termasuk Indonesia, Spanyol, dan Argentina. Di tengah persaingan tersebut, Ahmad Muzakki mampu menjaga performa hingga menuntaskan turnamen sebagai juara pada kategori Beginner Men.
Bagi Ahmad Muzakki, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses latihan yang dijalani dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Ia menilai bahwa kesempatan untuk berkembang dan berprestasi selalu terbuka selama seseorang memiliki kemauan untuk terus berproses. “Prestasi tidak mengenal umur. Tetaplah disiplin dan bertanggung jawab dalam berlatih, karena setiap proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh merupakan bagian dari perjalanan untuk menjadi juara,” ungkapnya.

Semangat tersebut juga menjadi pesan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Konsistensi dalam berlatih, keberanian menghadapi tantangan, serta kesungguhan menjalani setiap proses menjadi bagian penting di balik sebuah pencapaian. Di tengah kesibukannya sebagai Kabag. Kemahasiswaan dan Alumni Uniska Kediri, Ahmad Muzakki tetap mampu mengembangkan minatnya di bidang olahraga hingga mencatatkan prestasi.
Keberhasilan Ahmad Muzakki menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika Uniska Kediri bahwa setiap individu memiliki peluang untuk berkembang dan meraih prestasi di berbagai bidang. Semangat untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan potensi diri hendaknya menjadi motivasi bagi para dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa Uniska Kediri untuk berani mengejar pencapaian terbaik sesuai bidang masing-masing. Prestasi dapat diraih melalui komitmen, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus melangkah meskipun di tengah berbagai kesibukan dan tantangan.
Capaian ini menjadi salah satu kiprah positif insan Uniska Kediri di luar lingkungan kampus. Semangat Ahmad Muzakki dalam menjalani proses hingga meraih gelar juara diharapkan dapat menjadi inspirasi bahwa usia maupun kesibukan bukan penghalang untuk terus belajar, berkembang, dan mengukir prestasi.