Keuntungan usahatani perlu diketahui melalui catatan yang jelas, bukan sekadar perkiraan. Berangkat dari pentingnya hal tersebut, dosen Universitas Islam Kadiri – Kediri (Uniska) Kediri melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Peningkatan Kapasitas Pencatatan Keuangan Usahatani” di Desa Dawuhan Kidul, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, pada 27 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh Kelompok Tani Dawuhan Makmur Sejati ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu Vifi Nurul Choirina, S.P., M.Sc., Heru Setiyadi, S.P., M.Sc., dan Navita Maharani, S.P., M.P. yang merupakan dosen program studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Uniska Kediri. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam mencatat keuangan secara sederhana, aplikatif, serta sesuai dengan kebutuhan pengelolaan usahatani.
Untuk memudahkan penerapan materi, para peserta diberikan buku kas yang telah disiapkan oleh tim pemateri. Buku tersebut menjadi sarana bagi petani untuk mencatat transaksi keuangan selama menjalankan kegiatan usahataninya. Melalui pencatatan yang teratur, petani diharapkan dapat mengetahui besarnya pengeluaran dan pemasukan, sekaligus menghitung keuntungan usaha secara lebih jelas.
Tim pemateri menekankan bahwa pencatatan biaya merupakan langkah sederhana yang memiliki peran penting dalam pengelolaan usahatani. Tanpa pembukuan, keuntungan sering kali hanya dinilai berdasarkan perkiraan, sehingga petani belum memiliki gambaran yang terukur mengenai hasil usaha yang dijalankan.
“Mencatat pengeluaran biaya merupakan hal yang sederhana, tetapi sangat jarang dilakukan oleh petani. Akibatnya, keuntungan tidak tercatat secara nominal dan terkadang hanya ‘rasa-rasa menguntungkan’. Mencatat hari ini, menentukan keberhasilan esok hari,” pesan tim pemateri.
Selain meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencatatan keuangan, kegiatan ini bertujuan membekali petani dengan keterampilan menyusun pembukuan sederhana. Pembukuan tersebut diharapkan dapat membantu petani mengevaluasi biaya produksi, meningkatkan efisiensi, serta merencanakan langkah untuk memperbaiki pendapatan usaha.
Dalam materi yang disampaikan, pencatatan keuangan yang akurat dan tepat waktu menjadi dasar penting bagi pengambilan keputusan. Catatan keuangan membantu petani memahami arus uang dalam usahataninya, mengidentifikasi pengeluaran yang perlu dikendalikan, serta menyusun rencana penggunaan dana untuk kegiatan usaha berikutnya.
Baca Juga : Dari Kesadaran hingga Keteladanan, GenBI UNISKA Kediri Rawat Pesisir Pantai Cengkrong
Dengan demikian, buku kas yang dibagikan diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan dalam aktivitas usahatani. Kebiasaan mencatat setiap transaksi menjadi langkah awal agar petani dapat membedakan antara besarnya penerimaan penjualan dan keuntungan yang benar-benar diperoleh setelah memperhitungkan biaya produksi.
Melalui kegiatan pengabdian ini, dosen Uniska Kediri membawa pengetahuan pengelolaan keuangan lebih dekat dengan kebutuhan petani. Peningkatan kapasitas pencatatan keuangan diharapkan dapat mendukung Kelompok Tani Dawuhan Makmur Sejati dalam mengelola usahatani secara lebih tertib, efisien, dan terukur, sekaligus menjadi bekal untuk meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

