BEM FH Uniska Kediri Gelar Aksi Eco-Green melalui Penanaman Mangrove di Pantai Sine

BEM FH Uniska Kediri Gelar Aksi Eco-Green melalui Penanaman Mangrove di Pantai Sine

TULUNGAGUNG – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (BEM FH UNISKA) Kediri sukses melaksanakan program kerja berbasis lingkungan bertajuk Eco-Green melalui kegiatan Integrated Mangrove Restoration Project. Kegiatan ini diwujudkan dalam aksi penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Sine, Tulungagung, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Mengusung tema “Menanam Akar, Menjaga Masa Depan”, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir. Melalui program tersebut, BEM FH UniskaKediri berupaya mendorong peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya bergerak di bidang akademik dan organisasi, tetapi juga turut hadir dalam aksi sosial dan lingkungan.

Kegiatan penanaman mangrove berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh fungsionaris BEM FH UniskaKediri sebagai penanggung jawab lapangan. Selain melibatkan mahasiswa, kegiatan ini juga berjalan secara kolaboratif bersama pihak BKPH Kalidawir yang turut memberikan arahan serta pendampingan dalam proses penanaman di area konservasi Pantai Sine.

Penanaman mangrove dipilih karena memiliki nilai ekologis yang penting bagi keberlanjutan kawasan pesisir. Mangrove berperan sebagai penahan arus ombak, pencegah abrasi, mengurangi risiko intrusi air laut ke daratan, serta menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut. Dengan adanya penanaman ini, diharapkan kawasan pesisir Pantai Sine dapat semakin terjaga dan memiliki daya dukung lingkungan yang lebih baik.

Selain proses penanaman, kegiatan ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui monitoring dan perawatan bibit mangrove secara berkala. Hal tersebut menjadi bagian penting agar bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar maupun ekosistem pesisir.

Kepala BKPH Kalidawir, Bapak Ahmadi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BEM FH UniskaKediri dalam melaksanakan aksi lingkungan tersebut. Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove merupakan langkah yang tepat dan aplikatif untuk membantu menjaga serta merestorasi kawasan pesisir yang rentan terhadap kerusakan lingkungan. Ia juga mendukung agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan Eco-Green ini dimulai sejak pagi hari, pukul 08.00 WIB, diawali dengan persiapan, seremonial penyerahan bibit secara simbolis, hingga aksi penanaman bersama di area konservasi Pantai Sine. Seluruh kegiatan berjalan lancar hingga selesai pada pukul 11.30 WIB.

Melalui program Eco-Green ini, BEM FH UniskaKediri berharap dapat menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui aksi nyata pelestarian lingkungan.

Baca Juga : Technofest 2026: Mahasiswa Uniska Kediri Didorong Manfaatkan AI untuk Inovasi

Dengan terlaksananya kegiatan penanaman mangrove ini, BEM FH UniskaKedirimenegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam serta membangun kepedulian bersama terhadap masa depan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Bagikan dengan :