Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri (BEM FH Uniska Kediri) sukses menyelenggarakan Faculty of Law Competition 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yang dimulai dari 27 April 2026 hingga 29 April 2026 ini menjadi salah satu agenda kompetisi pelajar yang tidak hanya menghadirkan semangat berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, pengembangan diri, serta penguatan literasi hukum bagi generasi muda.

Faculty of Law Competition 2026 diikuti oleh peserta tingkat SMA/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme para peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga babak akhir perlombaan. Para pelajar hadir dengan semangat tinggi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik dalam menyampaikan argumentasi hukum maupun menuangkan gagasan kreatif melalui karya visual.
Pada tahun ini, Faculty of Law Competition 2026 mengusung tema “Penguatan Literasi Hukum sebagai Pilar Pembentukan Karakter Generasi Muda di Era Perkembangan Digital”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk respons terhadap pentingnya pemahaman hukum di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang semakin pesat.
Melalui tema tersebut, BEM FH Uniska Kediri ingin menegaskan bahwa literasi hukum tidak hanya menjadi kebutuhan bagi mahasiswa hukum atau praktisi hukum semata, tetapi juga penting dikenalkan sejak dini kepada generasi muda. Pemahaman hukum yang baik diharapkan dapat membentuk pelajar yang kritis, berkarakter, bertanggung jawab, serta mampu menyikapi berbagai persoalan sosial dan digital secara bijak.
Faculty of Law Competition 2026 menghadirkan dua cabang lomba utama, yaitu debat hukum dan desain infografis. Kedua cabang lomba tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta dari dua sisi yang berbeda, namun saling melengkapi.
Pada cabang debat hukum, para peserta dituntut untuk mampu berpikir kritis, menyusun argumentasi secara logis, memahami isu hukum yang diperdebatkan, serta menyampaikan pendapat dengan percaya diri dan sistematis. Tidak hanya itu, peserta juga diuji dalam hal kemampuan menganalisis persoalan, mempertahankan argumen, serta merespons pandangan lawan debat secara objektif dan akademis.
Sementara itu, cabang desain infografis menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas visual dalam menyampaikan pesan hukum kepada masyarakat. Melalui karya infografis, peserta diajak untuk mengolah informasi hukum menjadi tampilan yang menarik, mudah dipahami, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital.
Selama tiga hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Mulai dari tahap registrasi, penyisihan, penilaian karya, hingga babak final, para peserta menunjukkan kualitas dan potensi yang sangat membanggakan. Setiap peserta berusaha memberikan penampilan terbaik, baik secara individu maupun tim.
Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta membangun mental kompetitif yang sehat. Lebih dari sekadar ajang perlombaan, Faculty of Law Competition 2026 menjadi sarana edukatif yang mempertemukan semangat akademik, kreativitas, dan kepedulian terhadap pentingnya kesadaran hukum.
Pada cabang lomba debat hukum, persaingan berlangsung ketat. Para peserta menunjukkan kemampuan argumentasi yang matang, penguasaan materi yang baik, serta keberanian dalam menyampaikan pendapat. Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, diperoleh para pemenang sebagai berikut:
Juara 1: SMA Unggulan Darul Ulum Jombang
Juara 2: SMAN 1 Mojo
Juara 3: SMAN 2 Kediri
Sementara itu, pada cabang lomba desain infografis, para peserta menampilkan berbagai karya kreatif dengan pesan yang kuat dan tampilan visual yang menarik. Karya-karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa pelajar memiliki kemampuan besar dalam mengemas isu hukum menjadi media edukasi yang informatif dan mudah diterima oleh masyarakat luas.
Adapun para pemenang cabang lomba desain infografis adalah sebagai berikut:
Juara 1: MAN 1 Tulungagung
Juara 2: SMAN 1 Nganjuk
Juara 3: SMAN 1 Bawang
Keberhasilan para pemenang menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang akademik, hukum, komunikasi, dan kreativitas digital. Prestasi yang diraih juga menunjukkan bahwa literasi hukum dapat dikembangkan melalui berbagai pendekatan, baik melalui forum debat maupun media visual yang inovatif.
Melalui kegiatan ini, BEM FH Uniska Kediri berharap para peserta tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga pengalaman, wawasan, dan semangat baru untuk terus belajar. Kompetisi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa hukum memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di era digital yang menuntut generasi muda untuk lebih cermat, kritis, dan bertanggung jawab.
Faculty of Law Competition 2026 juga menjadi wujud komitmen Fakultas Hukum Uniska Kediri dalam mendukung pengembangan literasi hukum di kalangan pelajar. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi agenda positif yang mampu menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan pelajar SMA/sederajat, sekaligus memperkenalkan pentingnya pendidikan hukum sejak dini.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, BEM FH Uniska Kediri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia, dewan juri, pihak sekolah, pendamping peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Faculty of Law Competition 2026.
BEM FH Uniska Kediri berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan cakupan yang lebih luas, kualitas yang semakin baik, serta manfaat yang semakin besar bagi pelajar Indonesia. Faculty of Law Competition 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar hukum, berpikir kritis, dan kreatif di tengah perkembangan zaman.



