Kediri, 8 Juni 2026 — Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri terus mendorong lahirnya mahasiswa unggul, berdaya saing, dan aktif berkontribusi melalui kegiatan SINERGI: Serah Terima dan Integritas Program GenBI yang digelar di Aula Gedung E Uniska Kediri, Senin (8/6/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Kolaborasi, Menginspirasi Prestasi”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) Uniska Kediri untuk memperkuat komitmen, regenerasi kepengurusan, serta arah program kerja yang lebih berdampak.
Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pula Penyerahan Simbolis Bantuan Pendidikan Kebanksentralan kepada 55 mahasiswa Uniska Kediri. Setiap penerima mendapatkan bantuan pendidikan selama dua tahun atau empat semester.
Wakil Rektor I Uniska Kediri, Dr. Sri Luayyi, S.E., M.SA., dalam sambutannya menegaskan bahwa GenBI bukan sekadar komunitas penerima beasiswa, melainkan ruang pembentukan karakter, kompetensi, jejaring, dan kepemimpinan mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa yang terpilih dalam program ini merupakan bagian dari generasi penerus yang kelak akan mengambil peran penting di tengah masyarakat. Karena itu, kesempatan menjadi bagian dari GenBI harus dimanfaatkan secara sungguh-sungguh.
“Bersyukurlah kalian, 55 mahasiswa yang sudah terpilih. Gunakan pengalaman dan jejaring ini sebagai modal pembelajaran serta pengembangan diri,” pesannya.

Dr. Sri Luayyi juga mengingatkan bahwa tantangan mahasiswa ke depan tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, bekerja sama, berorganisasi, dan memberi manfaat di lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa kompetensi akan menjadi bekal utama ketika mahasiswa terjun langsung di masyarakat.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa mahasiswa yang telah menyelesaikan masa kepengurusan memiliki tanggung jawab moral terhadap keberlanjutan GenBI. Apa yang dikerjakan selama masa kepengurusan akan menjadi portofolio dan turut menentukan kepercayaan bagi penerima beasiswa pada tahun berikutnya.
“Mahasiswa yang sudah lulus memiliki tanggung jawab moral kepada adik-adik tingkat, karena apa yang dikerjakan selama dua tahun akan berdampak pada penerima beasiswa tahun berikutnya,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kuota penerima beasiswa tahun ini tidak lepas dari hasil kerja, capaian, dan portofolio GenBI sebelumnya. Oleh sebab itu, pengurus dan penerima beasiswa tahun ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan tersebut dengan menghadirkan program kerja yang lebih baik, tuntas, dan memberi dampak nyata.
“Program kerja kalian harus lebih baik dan tuntas dari sebelumnya. Dalam setiap kegiatan Bank Indonesia, bawa nama Uniska Kediri setinggi-tingginya,” tambahnya.
Kepengurusan GenBI Uniska Kediri diketuai oleh Amelia Aura Syifa, mahasiswa Program Studi Manajemen semester 4, dengan pembina Zulfia Rahmawati, S.E., M.SEI. Dalam pelaksanaan programnya, GenBI Uniska Kediri diperkuat oleh beberapa divisi, yakni Divisi Lingkungan Hidup, Divisi Pendidikan, Divisi Publikasi dan Sosialisasi, Divisi Kewirausahaan, serta Divisi Pengabdian Masyarakat.
Melalui pembagian divisi tersebut, GenBI Uniska Kediri diharapkan mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan internal organisasi, tetapi juga menyentuh kebutuhan mahasiswa, kampus, dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi penegas bahwa Uniska Kediri tidak hanya mendorong mahasiswa untuk berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk mahasiswa yang memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan organisasi, serta kesiapan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Baca Juga : PORKA UNISKA Kediri 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Futsal Pelajar se-Karesidenan Kediri
Dengan semangat kolaborasi dan prestasi, GenBI Uniska Kediri diharapkan mampu terus tumbuh sebagai ruang pembinaan mahasiswa yang produktif, berdampak, dan membawa nama baik Uniska Kediri dalam berbagai kegiatan.

