Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Pemkot Kediri Gandeng UNISKA Lewat Kerja Sama Strategis

Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Pemkot Kediri Gandeng UNISKA Lewat Kerja Sama Strategis

KEDIRI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Kadiri (UNISKA). Langkah ini diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang akan segera ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) demi memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Kediri di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Walikota Kediri menegaskan bahwa dalam menghadapi dinamika daerah saat ini, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan sinergi kuat dengan sektor akademisi yang memiliki peran vital dalam melahirkan gagasan, inovasi, serta kajian ilmiah.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh dukungan dan kolaborasi dengan perguruan tinggi karena kampus punya peran penting untuk menghasilkan inovasi dan kajian akademis. Inilah yang menjadi dasar kuat dalam penyusunan kebijakan publik,” ujar Walikota Kediri.

Beliau juga menambahkan bahwa kebijakan yang diambil tanpa landasan kajian akademis yang matang berisiko tidak tepat sasaran, bahkan bisa merugikan masyarakat. Sebaliknya, kebijakan yang dilandasi oleh penelitian dan inovasi dari perguruan tinggi diyakini akan membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga Kota Kediri.

Fokus Kolaborasi dan Solusi Isu Terkini
Setelah penandatanganan MoU ini, Pemkot Kediri bersama UNISKA dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan segera duduk bersama untuk merumuskan PKS. Kolaborasi ini nantinya akan difokuskan pada penyelesaian isu-isu strategis, antara lain:

  1. Pendidikan dan Kesehatan: Peningkatan mutu layanan dan SDM.
  2. Pengelolaan Lingkungan: Penanganan masalah ekologi kota.
  3. Pengembangan UMKM: Penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.
  4. Sinergi Teori dan Lapangan Melalui KKN Mahasiswa

Selain riset kebijakan, kerja sama ini juga membuka ruang luas bagi mahasiswa UNISKA untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan penelitian langsung di lapangan.

Mahasiswa nantinya akan diterjunkan ke berbagai sektor publik di Kediri, mulai dari sekolah-sekolah, Puskesmas, Rumah Sakit, hingga berkolaborasi dengan dinas terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Jika di kampus mahasiswa menerima teori, maka melalui KKN ini mereka bisa langsung terjun ke lapangan untuk melihat realita dan memberikan solusi nyata atas permasalahan di tengah masyarakat,” tambah Walikota.

Baca Juga : GenBI Uniska Kediri Perkuat Regenerasi, 55 Mahasiswa Terima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan

Mengakhiri sambutannya, Walikota Kediri menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi, khususnya UNISKA, atas komitmen besar (panjenengan sedoyo) dalam membangun kota. Diharapkan, sinergi ini tidak hanya berdampak positif bagi Kota Kediri dan Jawa Timur, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Bagikan dengan :