Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri melaksanakan seleksi wawancara calon penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri Tahun 2026 pada Selasa (13/10/2026). Tahapan ini menjadi kelanjutan dari proses penjaringan di tingkat program studi dan fakultas, seleksi internal universitas, hingga verifikasi administrasi melalui akun BAZNAS RI.

Sebanyak 11 mahasiswa berhasil melewati seleksi internal Uniska dari total 59 peserta yang berasal dari berbagai program studi. Mereka memperoleh kesempatan melanjutkan proses seleksi melalui sistem BAZNAS RI sebelum mengikuti tahapan wawancara oleh tim seleksi kampus.
Tim seleksi Uniska Kediri dikoordinasikan oleh Dr. Siti Aminah, S.Ag., M.Pd.I., dengan anggota Dr. Rafikhein Novia Ayuanti, S.E., M.K.; Nizar Zakaria, S.Kom., M.M.; serta Ahmad Muzakki Alfaqih, S.T., M.M. Tim ini menangani rangkaian seleksi di tingkat universitas, termasuk wawancara calon penerima beasiswa.
Proses penjaringan telah dimulai sejak pembukaan pendaftaran internal kampus pada 9 Juli hingga 30 Agustus 2026. Pada tahap awal, mahasiswa harus dinyatakan lolos dan memperoleh rekomendasi dari program studi serta fakultas masing-masing untuk mengikuti seleksi di tingkat universitas.
Seleksi internal tersebut berlangsung pada 14 September 2026 di Gedung Pusat Uniska Kediri lantai tiga. Sebanyak 59 mahasiswa mengikuti penilaian yang mencakup kemampuan akademik, pengetahuan agama, serta kemampuan membaca Al-Qur’an dan bacaan salat.
Sebelum pelaksanaan tes, Dr. Siti Aminah memberikan sosialisasi mengenai tata cara dan tahapan seleksi. Pengarahan ini menjadi bekal bagi peserta untuk memahami proses yang harus mereka jalani, mulai dari ketentuan tes hingga kelengkapan administrasi pada tahap berikutnya.
Dalam pelaksanaannya, tes potensi akademik dan pengetahuan agama dikerjakan melalui Google Form dengan batas waktu 15 menit. Peserta juga menjalani tes membaca Al-Qur’an dan bacaan salat. Rangkaian penilaian tersebut memperlihatkan bahwa seleksi internal kampus turut memberikan perhatian pada pemahaman dan praktik keagamaan mahasiswa.

Dari hasil seleksi itu, 11 mahasiswa dinyatakan lolos untuk melanjutkan tahap administrasi melalui akun BAZNAS RI. Proses verifikasi administrasi selesai pada 4 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan seleksi wawancara pada 13 Oktober 2026.
Wawancara menjadi tahapan lanjutan bagi tim seleksi Uniska Kediri untuk mengenal calon penerima secara lebih dekat setelah menelaah hasil tes dan kelengkapan administrasi mereka. Rangkaian seleksi di tingkat kampus juga mencakup sidang penentuan hasil seleksi sebagai bagian dari proses menuju penetapan penerima beasiswa.
Secara nasional, Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan program dukungan pendidikan bagi mahasiswa yang juga mencakup pembinaan dan pengembangan diri. Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh dukungan keberlanjutan studi sekaligus mengembangkan kapasitas selama menempuh pendidikan tinggi.
Baca Juga : Unggul di Final, Tim Lex Prakarsa Fakultas Hukum UNISKA Kediri Raih Juara I Debat Nasional UNLEASH 2026
Pelaksanaan seleksi di Uniska Kediri menjadi bagian dari upaya membuka akses mahasiswa terhadap dukungan pendidikan tersebut. Bagi para peserta, wawancara pada 13 Oktober menjadi satu tahap penting dalam perjalanan seleksi, sementara kepastian status penerima tetap menunggu pengumuman resmi BAZNAS RI.